Universitas Sari Mulia Menerima Kunjungan Bencahmarking Akreditasi dari Fakultas Farmasi Universitas Borneo Lestari

Universitas Sari Mulia (UNISM) kembali menunjukan komintemnya sebagai institusi pendidikan tinggi yang mengedepankan kualitas dan pelaksanaan penjaminan Mutu. Hal ini ditandai dengan  diterimanya kunjungan benchmarking  Akreditasi Program Studi dengan Instrusmen 8 Kriteria LAM-PTKes   dari Fakultas Farmasi Universitas Borneo Lestari dalam kegiatan Benchmarking pada hari jum’at , 12 Desember 2025 bertempat di Ruang Meeting Gedung A. Lt.2 Universitas Sari Mulia. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Kesehatan, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Jajaran, Ketua Jurusan Farmasi, Ketua Program Studi Sarjana Farmasi , Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker  serta tim task force Akreditasi.Dari Universitas  Borneo Lestari diwakili oleh Wakil Rektor I, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Farmasi , Ketua & Sekretaris Prodi seerta Ketua Penjaminan Mutu berserta tim. Kegiatan Benchmarking ini bertujuan untuk melakukan studi banding terkait strategi yang dilakukan dalam proses penyusunan dokumen akreditasi berbasi instrument 8 ktiteria serta tahapan persiapan hingga pelaksanaan Visitasi melalui Asesessment Lapangan oleh Assesor.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari jajaran pimpinan Universitas Sari Mulia yang diwakili oleh Dekan Fakultas Kesehatan. Dalam sambutannya, Dekan menyatakan bahwa kegiatan benchmarking ini merupakan salah satu kegiatan yang strategis untuk dapat saling berbagi praktik baik (best practice) dalam proses pengelolaan program studi untuk dapat menuju unggul , mampu menjawab tantangan industry dan dapat menyesuaiakan regulasi dengan standar akreditasi yang mumpuni. Dekan Fakultas Kesehatan melakukan paparan berkaitan dengan Strategi UNISM dalam memenuhi Instrumen 8 Kriteria yang ditetapkan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Setelah Dekan melakukan paparan, Ketua Jurusan Farmasi juga menjelaskan bagaimana strategi  pengelolaan tim task force dalam persiapan akreditasi.

Sesi Dikusi Dua Arah

Sesi diskusi dua arah menjadi salah satu agenda utama dalam kunjungan ini. Tim  Fakultas Farmasi Universitas Borneo Lestari mengajukan beberapa pertanyaan strategis terkait Proses Pelaksanaan Akreditasi menggunakan Instrumen 8 kriteria LAM-PTKes, salah satunya pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan kriteria 7 tentang Sistem Penjaminan Mutu. “Bagaimana pembagian tugas dan wewenang di Lembaga Penjaminan Mutu?”, oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Borneo Lestasri .

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Sari Mulia menyambut baik pertanyaan tersebut dan memberikan tanggapan secara mendalam. Beliau menjelaskan bahwa “Dalam proses menjaga mutu di Institusi Universitas Sari Mulia memiliki Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) ditingkat Universitas yang bertanggung jawab langsung kepada Rektor UNISM, dibantu dengan Penjaminan Mutu Fakultas di koordinir oleh Unit Penjaminan Mutu (UPM) dan Penjaminan Mutu pada tingkat jurusan / prodi di koordinir oleh Gugus Kendali Mutu (GKM). Universitas Sari Mulia mempunyai pengelola penjaminan Mutu berjenjang pada setiap tingkatan yang ada agar dapat mengelola dan menjaga proses pelaksaan mutu”. Selain pertanyaan berkaitan dengan Penjaminan Mutu , pertanyaan lain pun disambut baik dan diberikan tanggapan oleh Tim dari Universitas Sari Mulia , dengan membagikan pengalaman nyata serta kendala yang dihadapi beserta solusinya.

Foto bersama Tim Fakultas Farmasi Universitas Borneo Lestari & Tim Universitas Sari Mulia Banjarmasin

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Universiras Sari Mulia kembali menegaskan komitmentnya sebagai institusi pendidikan tinggi yang mengedepankan kualitas  dalam mendukung transparansi serta peningkatakn pelaksanaan penjaminan mutu sesuai standar akareditasi Pendidikan tinggi,  agar dapat terus bersinergi dengan institusi Pendidikan lainnya. Semoga diskusi dan hasil pengamatan selama proses benchmarking  baik dalam pemenuhan instrument 8 Kriteria ini dapat membawa manfaat besar bagi pengembangan Fakultas Farmasi Universitas Borneo Lestari serta mampu mendorong peningkatan mutu Pendidikan Kesehatan khususnya di wilayah Kalimantan Selatan, demi mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing.